MIL ini orang penting dalam hidup saya.
MIL ini always feels right and have saintly feature.
MIL ini pemilih (*pilih kasih)
MIL ini menghancurkan hidup saya secara finansial terkadang menyakiti hati saya.
Belakangan aku sangat bermasalah dengan yang namanya tanggungjawab.Karena tanggungjawab ini bisa melebarkan maknanya kemana-mana.
Kamu janji dan mengingkari itu juga namanya tidak tanggungjawab,apalagi kamu memiliki kewajiban tetapi tidak melaksanakannya itu juga namanya tidak tanggungjawab.
Menjadi dewasa apalagi menjadi orangtua yang memiliki anak-anak,tanggungjawab kita pun semakin berat di pundak.Tidak semakin mudah gengs!!Bahkan sampai anak-anak kita menikah nanti kita masih menyandang gelar orangtua yang harus bertanggungjawab atas anak-anak kita.
Aku juga ngerti kalo tidak ada manusia yang sempurna,tapi setidaknya ya hiduplah sesuai aturan,kewajiban dan TANGGUNGJAWAB yang sudah ada di pangkuanmu dengan penuh keikhlasan dan kesadaran.
Iya sadar!Itu penting.Apapun yang kita lakukan dengan sadar diiringi keikhlasan maka beban itu tak terlalu berat.
Semoga kita dapatkan kebahagiaan sesuai kategori kita masing-masing.
Malang emang jawaranya bakso dan pangsit. Dan kebetulan saya pecinta mie.Nggak ada bosennya kalo makan mie hehehe.
Salah satu mie pangsit yang endul tralala adalah Hok Lay.Selain pangsit tempat ini juga menyajikan lumpia Semarang sebagai andalannya.Tapi sekarang saya mau membahas pangsitnya dulu yah…
Pangsit ini konon legendaris dan memang tertulis sudah ada sejak 1946.Oleh karena itu jangan heran kalo tempat ini pengunjungnya kebanyakan orang tua. Tempatnya relatif kecil menurut saya. Hanya menyediakan 6 meja saja.
Untuk interior pun nggak neko-neko.Biasa saja seperti memasuki rumah orang namun terdapat meja-meja untuk makan.
Yang bener itu lumpia atau lunpia sih? 😁
Adapun harga pangsit biasa di Hok Lay Rp.18.000 dan untuk pangsit bakso nya dipatok harga Rp.20.000.
Selain pangsit dan lumpia,ada minuman yang hanya ada di Hok Lay.Namanya Fosco.Saya nggak tau pasti ingredients dari Fosco ini. Yang terbaca jelas di lidah saya adalah rasa susu coklat.Tapi beda dengan susu coklat lainnya.Hok Lay membuat sendiri minuman ini dan dimasukkan ke dalam botol CocaCola lalu dimasukkan ke kulkas.
Penampakan minuman Fosco yang sudah mau habis hehe
Selain Fosco ada minuman-minuman standar lainnya seperti es teh,es jeruk dan lain-lain.Tapi di sini saya mau membahas yang beds dari tempat lainnya.
Di meja-meja makan ada botol-botol minuman yang menarik perhatian saya. Dan saya baca di stiker botolnya ada temulawak,lemon lime,sari jahe dan seterusnya.Saya tertarik dengan temulawak nya. Karena mengingatkan saya dengan jajanan masa kecil. Rasanya seger dan ada krenyes-krenyes soda yang apabila diliat memang ada kandungan Natrium apalah apalah gitu hehehe…
Pangsit Hok Lay memang sedap dan patut dikunjungi oleh pecinta pangsit 🙂
Malang emang jawaranya bakso dan pangsit. Dan kebetulan saya pecinta mie.Nggak ada bosennya kalo makan mie hehehe.
Salah satu mie pangsit yang endul tralala adalah Hok Lay.Selain pangsit tempat ini juga menyajikan lumpia Semarang sebagai andalannya.Tapi sekarang saya mau membahas pangsitnya dulu yah…
Pangsit ini konon legendaris dan memang tertulis sudah ada sejak 1946.Oleh karena itu jangan heran kalo tempat ini pengunjungnya kebanyakan orang tua. Tempatnya relatif kecil menurut saya. Hanya menyediakan 6 meja saja.
Untuk interior pun nggak neko-neko.Biasa saja seperti memasuki rumah orang namun terdapat meja-meja untuk makan.
Yang bener itu lumpia atau lunpia sih? 😁
Adapun harga pangsit biasa di Hok Lay Rp.18.000 dan untuk pangsit bakso nya dipatok harga Rp.20.000.
Selain pangsit dan lumpia,ada minuman yang hanya ada di Hok Lay.Namanya Fosco.Saya nggak tau pasti ingredients dari Fosco ini. Yang terbaca jelas di lidah saya adalah rasa susu coklat.Tapi beda dengan susu coklat lainnya.Hok Lay membuat sendiri minuman ini dan dimasukkan ke dalam botol CocaCola lalu dimasukkan ke kulkas.
Penampakan minuman Fosco yang sudah mau habis hehe
Selain Fosco ada minuman-minuman standar lainnya seperti es teh,es jeruk dan lain-lain.Tapi di sini saya mau membahas yang beds dari tempat lainnya.
Di meja-meja makan ada botol-botol minuman yang menarik perhatian saya. Dan saya baca di stiker botolnya ada temulawak,lemon lime,sari jahe dan seterusnya.Saya tertarik dengan temulawak nya. Karena mengingatkan saya dengan jajanan masa kecil. Rasanya seger dan ada krenyes-krenyes soda yang apabila diliat memang ada kandungan Natrium apalah apalah gitu hehehe…
Pangsit Hok Lay memang sedap dan patut dikunjungi oleh pecinta pangsit 🙂
Ya ampuuuun…liat postingan terakhir ternyata uda 3 bulan yang lalu.Jadi sedih karena saya jadi menelantarkan blog saya.
Well,it’s 2016 already yaaaay!
Happy New Year everyone!
Semoga di tahun ini kita diberi kebahagiaan,berkah dan kesehatan.Amiiiiin!
3 bulan terakhir aku sibuk banget.Selain ngurusin anak-anak,aku juga punya usaha kecil-kecilan.Namanya CemalCemil.
Tiap hari Sabtu aku bikin kue-kue seperti kue cubit,pizookie,panada dan lain-lain.Kenapa tiap hari Sabtu?karena hanya hari itu pak suami libur,jadi bisa jagain anak-anak.
Kalo Anda sedang di kota Malang,boleh loh icip-icip kue saya.
Aneka kue cubitPizookie
Pin BBM 536C8ED5
Instagram cemalcemilmalang
Twitter @cemalcemilmlg
WA 082231727512
Refreshing!
Iyah,manusia butuh refreshing.Komputer aja butuh itu, apalagi kita?
Sabtu kemaren si bapak ada acara di Batu dan membutuhkan waktu agak lama.Yaitu mulai pukul 7 malem sampe kurang lebih jam 11 malem.
Ketika ditanya mau ikut,aku pun langsung jawab IYA!Tapi kepalaku berpikir untuk cari tempat yang asik,hemat dan betah lama.
Yes…aku memutuskan untuk di drop di Alun-alun Batu. Selain banyak yang bisa aku kerjakan di sana,kids things juga banyak di sana (karena acara malming di Batu ini aku ngajak anak sulungku).
Awalnya aku ngikut si bapak ke venue acara di Villa Panderman Hill.Patokannya Agro Wisata Batu ke kiri dan terus ke atas,dan menanjak. Pemandangannya beuuuh keren!Daebak! Begitupun udaranya yang semakin dingin dan bikin beku.
See?It was eyegasm!
Setelah keperluan si bapak kelar kita diantar turun ke Alun-alun Batu. Sesampainya di sana,si sulung langsung ngajak ke playground. Udara kala itu sudah mencapai 17°C. Jaketku dan si sulung sudah ON begitu juga pengunjung lainnya.
Rules of Alun-alun Batu’s Playground :
1. Alas kaki dilepas,baik itu sepatu ataupun sandal,apalagi roller blade 😂
2. Playground nih yaa ternyata diperuntukkan bagi anak maksimal umur 5 tahun.Yang lebih nggak boleh bermain di situ.Si sulung umur 5,5 tahun sih,tapi badannya kecil,jadiiii…biar deh mainan di situ.
3. Orangtua wajib mengawasi anak-anaknya.Ya iyalah kalo ini yaahh…
Hal menarik yang didapat dari Playground :
Ada dua orang anak perempuan yang atletis banget.Seakan-akan ikut atlet gymnastics. Mereka gelantungan di tiang kayak chimpanzee dengan lincahnya. Tangannya itu lo kuat banget!Si sulung sampe melongo,aku pun ikutan bengong.Saking takjubnya aku lupa mendokumentasikan.Just one picture I have from one of the girls.
Tuh kaaan..dia duduk-duduk di atas tiang ayunan!
Si sulung bosen mainan,dia ngajakin naik bianglala.Dengan tiket seharga 3rb aja kita bisa naik bianglala sebanyak satu kali putaran.Biarpun cm satu kali,pemandangan di atas bikin speechless. SO COOL!Tapiiii,kalo pas weekend gini antri naiknya biasanya panjang.Jadi be patient yaa… 😉
Tiket ditempelin di keningnya...mohon maaf dia emang posenya walayyy!! 😂😂
Keren kan??!
Sesudah naik bianglala,kita berdua menuju warung-warung tenda yang agak ke barat dari alun-alun.Di sana tempat berkumpulnya warung-warung bermacam-macam.Ketika itu kita memilih makan bakso karena kedinginan.Selain makan bakso,si tukang bakso nya doyan curhat broh hehe.. 😂
Selepas makan bakso kita balik lagi menuju alun-alun.Dingin yang kebangetan jadi bikin semangat buat jalan kaki,biar agak anget. Di tengah-tengah balik,si sulung ngerengek minta beli permen yang dibungkus coklat.Yaudah hayuk laaah… (Biar ga rewel,karena masih lama lagi kami harus di area alun-alun untuk kembali dijemput si bapak).
Selain permen lapis coklat,ada marshmallow dan juga buah-buahan loo
Back to Alun-alun.
Aku harus memutar otak enaknya kemana lagi harus menghabiskan waktu. Akhirnya naik odong-odong (entahlah apa nama sebenarnya…).Jadi semacam motor yang menarik kursi-kursi yang sudah dihiasi sedemikian rupa dan diberi roda dan terlihat seperti kereta.Tau kaaan??Norak sihhh tapi anak-anak sukak!
Dengan 7rb rupiah kita bisa naik berdua.Tapi…entah kena apes atau gimana.Kereta-kereta an ini cuma sret naik ke jalan menanjak,beli bensin,lewat perumahan penduduk,putar balik,dan balik lagi ke alun-alun.Maksud eeee?!!?
Kecewa banget sama yang satu ini 👿
Ke seputaran alun-alun lagi.Di sana ada topeng monyet (yang menurutku ini tidak berprikehewanan) lalu ada Mickey Mouse (yang di dalemnya orang,foto boleh dan beri seikhlasnya pada si Mickey) daaaaan kita akhirnya balik lagi ke Playground.Sebelumnya sempet foto-foto dongggg…hahahaha…!!
Si sulung mainan lagi di Playground. Udara makin dingin.Ketika aku cek di hp,ternyata 16° C.Anak-anak emang kalo udah main nggak ada capeknya apalagi ngerasa kedinginan.Mereka tetep aja semangat. Terutama yang duduk nungguin.Karena nggak tahan dingin,aku ngajak si sulung untuk beli minuman hangat di dekat smoking area.Di situ ada yang jual minuman hangat.Aku pesan cappuccino panas dan anakku Milo hangat. Sambil duduk di bangku-bangku smoking area dan ditemani seorang bapak yang “hilang ingatan”.Okey,agak gemeter juga sih,si bapak meracau ga jelas,baunya kurang sedap tapi gimana lack.Bangku yang kosong sebelah dia sih… Si sulung uda agak-agak ketakutan waktu itu.
Enak-enak menyeruput,ada sesuatu yang menyenggol sepatuku… Ternyata ada tupai milik komunitas pecinta hewan lepas.Untungnya tertangkap lagi, padahal larinya cepet banget.Daripada dia lari ke jalanan dan ditabrak kendaraan mending dia ditangkap kembali oleh pemiliknya.
Sekali lagi kita balik ke playground. Aku udah was-was aja karena HP uda low bat. Jam tangan udah menunjukkan pukul 10 malam.30 menit kemudian aku ajak si sulung untuk mengakhiri acara mainannya.Aku liat matanya juga sudah letih.Aku langsung menuju sebuah kafe yang menyuguhkan live music.Suaranya menggema kemana-mana di area alun-alun.Nggak tau ini bisa dibilang kafe atau food center.Ah,yang penting aku berpikir ini landasan terakhir sambil menunggu si bapak menjemput.Aku udah kenyang tapi nggak mungkin aku duduk-duduk nggak pesen apa-apa. Aku pesen mie rebus dan si slung minta susu segar coklat.
Kita duduk sebentar,dan yup anakku langsung merem he he..kasian sih..
Orderan lamaaaa banget datengnya.Padahal cm mie rebus. Tapi nggak papa lah sambil nunggu juga.
Jam 11 lewat dikit si bapak menelepon dan dia otw menuju tempat kami. Rasanya legaaaa banget karena aku pun sudah capek dan kedinginan.
Well,demikianlah acara muter² di alun-alun Batu dan sekitarnya.Semoga bermanfaat! 😉
Sore-sore itu enaknya nyemil dan nggak makan yang berat-berat.
Daerah Jl.Pajajaran sering banget aku lewati,dan ada satu tempat yang sebenernya uda menarik perhatian.
Dan baru 2 hari yang lalu bisa mampir.
Kedai Oranye,tempatnya kecil, tapi atmosfirnya enak buat nongkrong.Jadi inget kantin sekolah di SMA gitu lah. Letak kedai ini yang berada di kawasan sekolah mungkin juga menembak pasar anak sekolahan.Makanya interior dan settingan meja kursi nya nggak muluk-muluk.Yang penting bisa duduk dan makan.
Menunya nggak terlalu banyak,semuanya termasuk snacks,which are bukan makanan berat.
Aku order Bakso Goreng Reguler (Isi 4 bakso) dan sosis bakar kecil.Minumnya yang sreg kala itu cuma Es Kopyor.
Sosis BakarBakso Goreng (Bagor)
Sosis bakarnya menurutku biasa saja rasanya,nothing special.Kalo bagor nya ini yang bikin penasaran.Dari penampakan seperti batagor ya?Tapi itu bakso yang ditepungi gitu.Sebenernya enak,cuma agak keras.Kalo yang giginya bermasalah pasti nggak betah makan bagor ini.
Di meja disediain saos tomat dan sambal untuk melengkapi makan bagornya.
Oya,untuk harganya terjangkau kok.Paling mahal nggak sampe 20k.
Kedai Oranye (No Wi-Fi, smoking area √,nggak ada colokan)
Jl.Suropati No.15 Malang
Kebetulan kapan hari lagi pengen banget nyari-nyari sepatu sneakers.Awalnya sih mau ke toko Second Stuff Shit.Tapi,pas liat-liat barang yang available di Instagramnya belom ada yang cocok.
Akhirnya seorang temen ngasitau toko ini.Namanya Invisible.
Sebelum pergi,sempet googling juga soal shoes store yang lumayan barangnya tapi nggak bikin jebol kantong. Hasil googling nggak ada yang memuaskan.Semuanya toko yang udah aku tau seperti Sport Station dan beberapa toko di dalem mall.
Meluncurlah saya ke Invisible,yang berlokasi di daerah Suhat (Sukarno-Hatta).
Awalnya aku yang dari arah Betek sampe muter dua kali,mana GPS juga agak delay infonya.Dan ketemu juga.
Pas masuk aku uda silau banget dengan sepatu-sepatu di dalemnya.Mulai Nike,Adidas,Vans,New Balance,Macbeth dan lain-lain. Liat-liat harganya ternyata MENYENANGKAN!Terjangkau!!!!
So happy I found this place anyway…!
And I’ll be back soon ❤
Invisible
Jl. Soekarno Hatta No.44B Malang
Open everyday 11 am-10 pm
Cast :
Cha Do Hyun (Ji Sung)
Oh Ri Jin (Hwang Jung Eum)
Oh Ri On ( Park Soo Joon)
Ceritanya menarik banget!
Cha Do Hyun yang keturunan orang kaya memiliki 7 kepribadian yang berbeda-beda. Ada Cha Do Hyun,Shin Se Gi,Perry Park,Ahn Yo Na,Ahn Yo Sub,Mr.X, dan Nana.
Namun dia bertemu seorang dokter yang bernam Oh Ri Jin yang ternyata semuanya terkait dengan masa lalunya semasa kecil.
Lumayan ngakak sih liat film ini,soalnya Ji Sung banget memerankan 7 karakter yang beda²…apalagi kalo uda jadi Yo Na dan ketemu Oh Ri On,langsung deh,”Oppa…!!!!!” 😁😁😁
Yang bikin hepi liat badannya Ji Sung yang kayak coklat batang Delfi…kothak kothak booo!!Hihihi
Terus liat betapa cutenya Oh Ri Jin di film ini bener-bener terhanyut.
Akhirnya sih happy ending kok…
Salah satu keuntungan berdomisili di Malang itu kalo mau ke Batu deket!Hahaha…iya sih,meskipun sering juga males karena kena macet dan bersaing dengan wisatawan lokal dari Surabaya,Sidoarjo dan lain-lainnya.
Tapi syukurlah Sabtu sore kemaren nggak kena kemacetan yang kayak gimana.
Awalnya aku dan keluarga pengen ke Alun-alun Batu.Maklum deh,punya anak SD kelas 1 yang pikirannya yah mainan.Mau main playground di mall,bapak ibunya bosen banget nganterin ke mall.Akhirnya cuss ke Alun-alun Batu.Eh tapi pas lewat Panties Pizza anak saya malah mengurungkan niatnya dan malah pengen mampir ke sana.
Si bapak memutuskan untuk liat-liat dulu ke atas sebelum mampir Panties Pizza.
Dan setelah berputar-putar,kita memutuskan untuk mencaritahu apa aja di Pasar Parkiran.
Waktu kita nyampe,parkiran yang ditarik 5000 rupiah masih belom ramai.Yes!Parkir pun mudah dan lapang.
Akhirnya..kita berkeliling ke dalamnya.Ternyata,di sana banyak penjual makanan,mulai dari food trucks,tenda-tenda…mulai dari snacks sampai makanan berat.
Ada juga sih yang menjual selain makanan,seperti kaos distro,mainan anak-anak dan lainnya.
Malem ini kita nyoba makanan yang dijual di food trucks.Anak ku pesen Hot Dog Special (20k),dan aku malah pesen Bakso Bathok (karena kebetulan aku malem itu kurang enak badan,jadi pengen yang panas-panas).
Si bapak sih stabil dengan pesenan kopi panas nya 😂
Setelah makan,kami berkeliling lagi dan ternyata ada 3D Art (12k weekend price),Rumah Kaca (10k weekend price),Happy Family Car (10k) dan Rumah Baca gratis.
Si sulung pengen naik Happy Family Car yang menurut saya emang unik dan belum pernah kita coba.
Seperti mainannya hamster ya
Nggak kerasa udah jam 10 malem dan uda pada capek.Dan kami mengakhiri trip weekend malem ini.So much fun!!!